Memilih jasa kalibrasi adalah keputusan penting yang mempengaruhi kualitas dan akurasi alat ukur Anda. Berikut adalah beberapa faktor utama yang harus dipertimbangkan:
1. Akreditasi dan Legalitas
Ini merupakan kriteria terpenting. Pastikan laboratorium kalibrasi tersebut terakreditasi oleh badan akreditasi yang diakui secara nasional maupun internasional, seperti Komite Akreditasi Nasional (KAN) di Indonesia. Akreditasi membuktikan bahwa laboratorium telah memenuhi standar kompetensi teknis dan sistem manajemen mutu yang ketat, biasanya merujuk pada ISO/IEC 17025.
• Pentingnya Akreditasi: Sertifikat kalibrasi yang diterbitkan oleh laboratorium terakreditasi diakui secara luas, menjamin ketertelusuran hasil pengukuran, dan diperlukan untuk memenuhi persyaratan audit dari pihak ketiga.
2. Lingkup Akreditasi (Scope of Accreditation)
Tidak semua laboratorium terakreditasi memiliki lingkup yang sama. Anda harus memeriksa apakah lingkup akreditasi mereka mencakup jenis alat ukur yang ingin Anda kalibrasi, termasuk rentang ukur, parameter, dan ketidakpastian pengukuran yang relevan.
• Contoh: Jika Anda ingin mengkalibrasi timbangan analitik, pastikan lingkup akreditasi laboratorium mencakup kalibrasi massa dengan rentang ukur dan ketidakpastian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
3. Kualitas Sertifikat Kalibrasi
Sertifikat harus mencantumkan nilai hasil kalibrasi, ketidakpastian pengukuran, metode yang digunakan dan standar acuan, sertifikat yang jelas dan lengkap akan sangat penting untuk Audit, ISO, dan kepatuhan regulasi.
4. Ketertelusuran (Traceability)
Ketertelusuran adalah kemampuan untuk melacak rantai pengukuran dari hasil kalibrasi hingga ke standar nasional atau internasional. Laboratorium yang baik akan dapat menunjukkan bahwa standar acuan mereka telah dikalibrasi oleh laboratorium lain yang lebih tinggi tingkatnya, hingga akhirnya terhubung ke standar primer. Ini sangat penting untuk memastikan keabsahan hasil.
5. Pengalaman dan Reputasi
Pilih penyedia yang memiliki pengalaman panjang dan rekam jejak yang baik di industri anda, ulasan, testimoni atau rekomendasi bisa menjadi pertimbangan tambahan untuk menentukan penyedia yang akan anda pakai.
6. Kompetensi dan Pengalaman Teknis
Tim teknisi harus memiliki pengetahuan dan pengalaman yang memadai dalam mengkalibrasi alat sejenis. Anda bisa bertanya tentang kualifikasi dan pelatihan yang mereka miliki. Laboratorium dengan pengalaman luas di bidang industri Anda (misalnya, farmasi, F&B, atau manufaktur) cenderung lebih memahami kebutuhan spesifik Anda.
7. Pelayanan Pelanggan dan Waktu Pengerjaan
• Waktu Pengerjaan: Pertimbangkan berapa lama proses kalibrasi akan berlangsung. Beberapa laboratorium mungkin menawarkan layanan kilat (express service) jika Anda membutuhkannya.
• Dukungan Teknis: Pilih penyedia jasa yang responsif dan dapat memberikan konsultasi atau penjelasan teknis yang jelas mengenai hasil kalibrasi.
• Layanan Tambahan: Pertimbangkan juga layanan lain yang mungkin ditawarkan, seperti layanan di lokasi (on-site calibration), perbaikan kecil, atau sistem pengingat untuk kalibrasi ulang.
Memilih jasa kalibrasi tidak boleh asal murah atau cepat saja. Faktor akreditasi, ruang lingkup, kualitas sertifikat, standar acuan, dan reputasi harus menjadi prioritas utama. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, Anda dapat memilih jasa kalibrasi yang tepat untuk menjamin akurasi dan keandalan alat ukur Anda, yang pada akhirnya akan menjaga kualitas produk dan kepatuhan terhadap standar.
Silahkan menghubungi kami untuk segala kebutuhan laboratorium anda.
Delima Scientific (https://linktr.ee/delimascientific)
Your Trusted Partner For Laboratory Solutions